agus wibisono.com

Buat Yang Lagi Mulai Dari Nol

Ini buat kalian yang lagi di tahap memulai dari nol. Dan ini sebenernya gw cuma pengen curhat karena banyak banget miskonsepsi orang kayak— pengen sukses, pengen kaya, tapi gak kebayang bikin tujuannya pas mulai dari nol tuh gimana. Sebenarnya 3 konsep atau mindset penting yang pengen gw sampein ini— itu yang surprisingly, gw kaget 9 dari 10 orang tuh gak bener-bener ngerti. Dan sebenarnya bukan salah kalian. Mau dari nol itu maksudnya lulus kuliah, nol maksudnya dari kemiskinan, atau baru dipecat, atau mau perjalanan baru ke bisnis. Ini semua tuh sama. Dan 3 poin ini—yang pertama gw membahas tentang tangga kesuksesan kedua mengumpulkan kekayaan, ketiga pondasi skill. Yang kalo digabungin bareng-bareng, mindset ini tuh bakal bakal bawa bekal kalian sampe kalian umur 60-70 nanti. Dan sebenarnya poin ketiga itu penting karena banyak dari kalian takut sekarang pekerjaan kalian bakal digantiin sama AI, takut kalau belajar sesuatu itu suatu hari bakal gak relevan. Kalau gw bisa yakinin ke kalian, ada beberapa skill yang gak bakal digantiin sampe kapanpun oleh siapapun. Itu yang kalian harus invest pas kalian mulai dari nol.

Tapi kita mulai dari poin 1 dulu. Jangan lupa untuk subscribe. Bercanda, ini masuk ke poin 1. Poin 1 yang paling umum dibahas soal kesuksesan. Bisa lah gw bullshit cingcong, 'Sukses itu di perjalanan, bukan fokus ke tujuannya.' Ada benernya. tapi persepsi sukses untuk orang, walaupun beda-beda, orang tuh—gw gak tau kenapa—kebanyakan tuh mikir dan menurut gw salah mainstream media juga. Lu, buat yang mulai dari nol pasti kebanyakan mikirnya, 'Pasti ada satu momen hidup gw yang tiba-tiba dan ini yang bikin gw sukses.' Iyalah, lihat misalnya Mark Zuckerberg dengan Facebook. Bill Gates dengan Microsoft. Colonel Sanders dengan KFC.

Pokoknya nunggu aja terus. Pokoknya gw berharap ada satu opportunity yang gw bisa tiba-tiba sukses. Dan ini sempet dibahas sama founder-nya Pokémon Go. Di zamannya itu game, aplikasi yang dibilang overnight success Gila. Dan semua orang nanya, 'Lu gimana sih sampai bisa nemu sesuatu yang overnight success?' Yang dalam satu malam lu tiba-tiba sukses? Dan dia bikin statement yang semua orang sampe sekarang tuh gak banyak ngerti. Sukses gw di overnight ini adalah hasil kultivasi dari 20-30 tahun pengalaman jelek sama pengalaman bagus gw. Tanpa cicilan effort dan semua kegagala itu gak bakal ada yang namanya overnight sucess mereka. Dan yang banyak gak ngerti yang menurut gw jadi mindset yang fatal— kalian jujur, coba komen di bawah ada gak dari kalian yang stuck di situ-situ aja pengen mulai dari nol tapi kerjaannya nunggu opportunity di one overnight success? Gw yakin banyak. Realitanya tuh kayak gini.

Gw bakal kasih lihat perjalanan kekayaan billionaire-billionaire ini mulai dari Warren Buffet, Elon Musk. Dan yang kelihatan apa? Ide-ide ini, terus tiba-tiba spike. Lu nunggu spike itu kan? Tapi yang bikin kesel, chart kekayaan ini kesannya kayak bikin orang spike tiba-tiba kaya, itu mereka lupa satu hal. Chart usama sama kegagalannya yang tampilannya kayak gini/ Pas mereka kerja mati-matian di get nothing, dimana justru effort-nya tuh bakal turun pas kekayaan mereka naik.

Jadi kita tuh gak boleh punya mindset nunggu-nunggu terus aja sampe ada satu opportunity ini, panggilan Tuhan. Lu harus bangun skill sama kegagalan-kegagalannya dari sekarang. Or they will not be an overnight success. So, ini cuma pengingat buat kalian. Kalau kalian gak give it your all, keluarin effort dan siap untuk gagal berkali-kali cuma karena nunggu kesempatan emas, kalian gak bakal ketemu kesempatan emas. Realitanya kayak gitu. Kalau di luar sana ada yang kayak gitu itu cuma 0,00 sekian persen. Untuk kalian yang lagi mulai dari nol, patahin mindset itu dan start kerja kayak orang gila dan siap gagal berkali-kali sebelum kalian dapet kesempatan emas.

And sorry, realitanya kayak gitu. Poin kedua, ada miskonsepsi yang patah soal karir atau bisnis dibanding investasi untuk kejar kekayaan. Gw akan bikin statemen langsung kayak gini. Investasi gak bakal bikin kalian kaya. Karena by definition, arti sebenarnya investasi adalah sebuah alat untuk mencapai tujuan finansial. Kata kuncinya di sana. Alat untuk mencapai tujuan finansial. Kalian harus punya analogi kayak gini. Kalian punya mobil, kalian pengen dari titik A ke B. Investasi itu mobilnya. Kalau misalnya kalian dikasih mobil dengan tangki gasnya kosong, bensinnya gak ada, bisa gak kalian dari A ke B? Bisa, kalian jalan kaki. Dan lihat bisnis, karir, freelance, atau apapun itu lah itu sebagai cara untuk kalian dapat bensin. Dan ini berlaku minoritas banget loh. Gw tau ada yang punya statement investasi or trading for living. Yes, tapi itu minoritas. Untuk mayoritas bahkan banyak billionaire di dunia, mereka kerja atau karir atau bisnis untuk mengumpulkan kekayaan. Bensin itu ditaruh ke mobil, mobil itu bisa bawa mereka dari A ke B. Cari duit dari karir atau bisnis, bikin uangnya kerja lewat investasi.

Kenapa orang punya miskonsepsi itu? Karena orang ngerasa investasi itu kesempatan emas mereka. Mereka kerja dikit aja nih, kumpulin 10 juta— berharap kejadian 10 juta itu jadi 1 M. Itu gambling. Judi, bukan investasi. Dan ini bisa macem-macem. Bisnis juga tersera, karir terserah, profesional, karyawan—gw gak peduli. Pokoknya kalian ngelakuin sesuatu untuk make money. Uangnya ditaruh ke mana? Investasi ada macem-macem. Mau alternative investing, saham, reksadana. Dan itu semuanya style kalian masing-masing. Orang lebih suka Innova, ada yang lebih suka Kijang. Terserah. Buat mayoritas dari kalian, investasi bukan untuk kaya. Tapi untuk mencapai tujuan finansial lebih cepat dan lebih pasti. Karena gw lagi collab sama Nanovest, kalian bisa coba dapat 40.000 gratis.

Ini sebagai salah satu portofolio investasi kalau kalian tertarik di saham US atau crypto. Ada lebih dari 2000-an pilihan. Kalian coba aja download pake kode ini, Rp40.000 gratis. Dan itu gak ada biaya transaksi. Kalau kalian lagi fokus bisnis, fokus karir, kalian harus pake tools sebanyak mungkin. Dan di Nanovest ada yang namanya penilaian analisis. Buat di saham US ada perhitungan-perhitungan kayak gini. Dari skala 1 sampai skala 5 menurut analisa bagusnya untuk kalian strong buy (beli) atau strong sell (jual). Itu buat pertimbangan, tapi jangan makan mentah-mentah. Karena investasi itu personal banget. Buat yang mau coba, mereka lagi ada banyak hadiah. Totalnya sampe miliaran. KYC daftar kurang dari 1 menit dan bisa invest dari Rp5.000. Cek aja, Rp40.000. Tenang ini aman. Diawasi BAPPEBTI dan diasuransi sama Sinarmas. Ada sertifikatnya juga lengkap. Gw taruh link-nya di bawah. karena gw berusaha jujur, kalian bebas mau investasi di mana aja. Tapi tetap yang gw mau tekenin buat mayoritas orang, cari uang dari karir atau bisnis. Jangan expect untuk kaya cepet dari investasi. Nah mungkin ketiga yang gak banyak orang bahas ya.

Karena kan gw kalau ngebahas mulai dari nol, dimana video ini tuh bisa ditonton bahkan berapa tahun kemudian— itu gw harus ngapain? Jalur apa yang paling cepet buat gw bisa mencapai kesuksesan? Menurut gw jalur itu salah. Karena yang harus gw pikirin adalah foundational. 'Kalau gw belajar ini, nanti kalau AI gimana?' 'Bakal ilang gak relevansi skill gw?' Yang kalian harus ngerti—mau ada AI kek, webtree, crypto, dll— ada beberapa skill yang menurut gw wajib kalian pelajari dari nol Yang bikin kalian tuh gak bisa digantiin orang lain. Gw akan kategoriin skill ini. Satu problem solving, satunya people. Kalau kalian pelajarin yang namanya direct skill, skill yang langsung di karir, misalkan programming dengan bahasa A, belajar desing pakai Photoshop—gw harus minta maaf karena itu bisa di-distract. Kalian bisa kerja, belajar mati-matian, tapi itu suatu hari bisa hilang. Tapi kalau approach kalian kayak gini, Kenapa lu jadi programmer? Karena lu pengen bisa bikin aplikasi. Kenapa lu pengen bisa bikin aplikasi? Karena perusahaan-oerusahaan butuh untuk bisa reach customer-nya lewat digital. Kenapa lu belajar design pake Photoshop? Karena perusahaan butuh bahan marketing.

Jadi approach sama mindset-nya tuh beda. Problem solving—dan itu banyak banget teorinya. Mulai dari critical thinking, lateral thinking. Asah mindset kalian bukan cuma liat dari segi pohonnya, tapi kalian bisa lihat forest (hutannya). Itu bakal jadi foundational skill yang paling penting. Karena kalau kalian ngerti konsepnya, mau itu karir, bisnis, freelance— dunia dan uang berputar dengan yang namanya pertukaran value. Value yang diciptakan dari menyelesaikan sebuah masalah. Dan sedih sebenarnya, banyak banget sekolah yang dari kecil tuh gak ngajarin critical thinking. Taunya ini ada pintu, pintu harus dibuka. Kalau dikunci gimana? Ya udah, cari kuncinya. Laretal thingking yang bisa bikin kalian, 'Kenapa nih pintunya harus dibuka?' 'Oh karena gw butuh cari barang di dalem.' 'Gw perlu ganti baju untuk pesta.' Kalo pintunya gak bisa dibuka, daripada gw mati-matian cari kunci mending gw keluar gw beli baju baru. Jadi ada hal-hal yang kayak— atau paling simpel lah, lewat jendela. Itu tuh gak terlalu diajarin diajarin dari kecil. Dan gimana cara kita ngasah problem solving skill? Dengan expose diri ke banyak banget challeng-challenge yang belum kita alamin. Makanya ini berlaku buat karir ya.

Kalau kalian kerja sebagai designer, cari challenge-challenge yang kalian sendiri belum pernah ngalamin sebelumnya. Dan punya mindset untuk nanya kenapa lu butuh ini solved? Bukan cuma, 'Oh butuh ini beres? Oke.' Mulai punya kebiasaan untuk bertanya. Ini gak bakal digantiin sama mesin atau orang lain manapun. Di spektrum kedua yang menurut gw sama pentingnya, adalah people. Kalau lu ngerasa dunia bakal digantiin sama robot, sama AI— ya terserah. tapi people skill— inget ya ini walaupun kalian karyawan, kalian pebisnis— pondasi-pondasi kayak komunikasi, negosiasi, sales, public speaking— itu gak bakal pernah bisa digantiin. segala jenis pertukaran value, pertukaran uang di dunia itu terjadi— maupun orang bilang business model gw tuh business to business, berarti bisnis gw cari duit dari bisnis orang lain— tapi pas lu jualan untuk bisnis lu, lu ketemu siapa? Lu ketemu orang lain. Banyak banget foundational skill yang butuh kalian untuk bisa berinteraksi sama manusia Dan itu jadi kunci buat kalian gak bisa digantiin sama pekerjaan manapun. So, buat yang mulai dari nol, gw tau kalian lagi pusing, 'Gw harus belajar yang mana dulu?' Skill apa yang relevan? AI penting nih, AI prompt gajinya bisa sampe miliaran.

Jangan lupa invest di foundational skill. Ini mungkin salah satu hal yang penting banget yang gw rasa banyak orang gak ngerti. Taunya cuma gw perlu cari apa yang lagi hype sekarang, terus yaudah gw pelajarin. Lupa hal-hal yang bosenin yang sebenarnya bisa dibilang jadi pondasi dari semua skill kita. Itu pesan gw buat kalian yang lagi mulai dari nol. Dan semoga video ini agak kena. Mulai dari poin 1 sampai poin 3. Karena kalau gw dulu tau ini lebih cepet, gw mungkin di posisi yang jauh lebih tinggi sekarang. Dan gw salah satu korban poin 1. Gw gak berani coba banyak hal di 5 tahun pertama gw bangun agency. Berharap aja ada kesempatan emas. Poin 2 gw jadi korban. Gw kerja keras mampus sampe dapet 1 M, agak mundur kerjaannya, 500 juta gw invest di crypto. Waktu itu gw greedy. Gw cuma berharap habis gw kerja keras nih, gw mau kayanya dari gw puterin uang aja.

Gak bisa, untuk mayoritas orang gak bisa. Itu gw rugi pertama paling gede. Dan skill people sama problem solving itu baru gw pelajarin di tahun ketiga gw berkarir. Yang menurut gw itu telat. Semoga ini bukan jadi kesalahan yang berulang buat kalian. Dan good luck buat yang mulai dari nol. Kalau kalian gak setuju feel free komen di bawah. I guess I'll see you guys on the next video. Bye-bye!.

BELAJAR IKLAN DI FACEBOOK & INSTAGRAM DISINI

WhatsApp chat