linux Archive

Permainan Sudoku

Sudoku merupakan sebuah permainan angka yang berasal dari Jepang. Menurut Wikipedia, Sudoku merupakan sebuah singkatan yang berarti angka-angkanya harus tetap tunggal. Permainan ini mengasyikkan dan dapat mengasah otak kita. Permainan ini terdiri dari kotak yang berisi 9 x 9 kotak kecil dan terdapat 3 x 3 kotak sejumlah sembilan yang seperti yang ada pada gambar disamping ini. tujuan permainan ini untuk mengisikan angka-angka dari 1 sampai 9 ke dalam jaring-jaring 9×9 yang terdiri dari 9 kotak 3×3 tanpa ada angka yang berulang di satu baris, kolom atau kotak. Itulah yang menjadi kesenangan dalam game ini, kita harus menebak angka kosong berdasarkan petunjuk angka-angka yang sudah tersedia. Permainan ini akan berakhir jika kita berhasil mengisi semua angka yang ada sesuai dengan aturan permainan ini.

Read the rest of this entry »

Open Source

Open Source diartikan sebagai sumber terbuka. Suatu sistem yang kode sumber-nya terbuka untuk dipelajari, diubah, ditingkatkan dan disebarluaskan sesuai dengan lisensi open source itu sendiri. Kebalikan dari Open Source adalah Close Source. Berbeda dengan open Source, Close source memiliki sumber sistem yang tertutup sehingga setiap orang tidak bisa mempelajari dan mengubah dari sistem tersebut. Hanya Pemilik dan pengembang dari sistem tersebut yang bisa mempunyai hak.

Sebenarnya Open Source tidak hanya bersifat sumber kode yang terbuka. Menurut Opensource.Org, ada kriteria suatu sistem dianggap sebagai Open Source atau yang dikenal dengan Open Source Initiative (OSI). Jadi tidak semua sumber dianggap sebagai Open Source. Tujuan dari Open Source untuk bebas dari kekayaan hak tertentu terutama dari paten. Selain itu tujuan yang lain demi kesejahteraan umat manusia yang dicapai secara kolaborasi.

Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak. Anggota dari komunitas ini bersifat sukarela tetapi bisa juga pegawai suatu perusahaan yang dibayar untuk mengembangkan sistem Open Source tersebut. karena dikembangkan oleh komunitas biasanya produk Open Source yang dihasilkan ini biasanya bersifat bebas dengan tetap menganut kaidah dan etika tertentu.Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak.

Open Source itu sendiri tidak hanya perangkat lunak (software). Banyak sistem-sistem yang lain yang menggunakan dan termasuk dalam Open Source. Beberapa contoh Open Source:

  • Open Source Hardware- source desain perangkat lunak tersebut terbuka untuk umum,
  • Open Content- setiap orang bebas untuk menambah, mengedit, copy dan mengembangkan (Wikipedia),
  • open Source Movie-kolaborasi bersama dalam membuat film,
  • opensource courseware-Ilmu dan materi kuliah yang dikembangkan secara bersama yang dirintis oleh MIT.
  • Open Innovation- Innovasi yang dikerjakan secara bersama-sama.
  • Open Document- yang merupakan standar format dokumen dalam penyimpanan dan pertukaran format dokumen yang diedit termasuk dokumen teks, lembar kerja dan presentasi.
  • Open Source music- dimana setiap orang bebas untuk memakai dan mengembangkan suatu music.
  • proyek Genom - suatu proyek untuk mendatabasekan DNA dari semua kehidupan. Dikembangkan secara bersama-sama demi kemajuan perkembangan riset medis yang akan datang.

Read the rest of this entry »

Mengubah lokasi default web server apache di Ubuntu

saat kita menginstall APACHE sebagai web server di Ubuntu, lokasi defaultnya yang tersimpan berada di foldernya milik root.

user@aguswibisono.com: /var/www

padahal kalo kita menginstall web lokasi kita tidak selalu berada di root. Kita memakai user yang biasa.  untuk mengubahnya menjadi lokasi di /home/user/ maka yang harus dilakukan  yaitu mengubah konfigurasi Apache nya dengan masuk sebagai root dulu.

user@aguswibisono.com: su

masukkan password root. selanjutnya

root@aguswibisono.com: nano /etc/apache2/sites-available/default

lalu ubah pengaturannya :

DocumentRoot /var/www

menjadi sesuai dengan folder user yang ingin dipindahkan sehingga saat login tidak perlu masuk ke root.

DocumentRoot /home/user/publichtml

dengan lokasi folder barunya home/user/publichtml

kemudian simpan dan restart Apache nya. masukkan perintah :

user@aguswibisono.com: /etc/init.d/apache2 restart

kemudian coba lihat perubahannya di browser.

Page 1 of 11