Kali ini saya bersama teman-teman angkatan 2005. Saya, Galih, Diesel dan Putri kali ini melakukan touring ke candi Cetho Karanganyar. Memang touring kali ini tidak direncanakan alias secara dadakan. Rencana awal hanya berniat untuk bersilaturahmi ke rumah saya (Sragen). Namun beberapa teman saya yang datang penasaran dengan obyek wisata yang ada di Sragen. Alhasil karena Sragen bukanlah daerah pariwisata. Akhirnya kita berencana menuju ke daerah Kemuning, Candi Cetho dan Sukuh yang terletak di karanganyar, di bawah kaki gunung Lawu.
Perjalanan pertama memang menyenangkan. Jika kita dari arah Sragen maka kita akan melewati beberapa waduk yang berada di pinggir jalan. Kemudian beberapa kilometer kemudian kita akan menjumpai pemandangan hutan karet sepanjang kiri dan kanan jalan. Tidak hanya itu pemandangan sawah hijau dan jalan menuju ke kompleks candi Cetho pun berliku-liku. Apalagi setelah itu jika kita sudah mencapai daerah kemuning. Dimana kita akan melihat hamparan kebun teh yang hijau. Sehingga rasa perjalanan pun tidak akan terasa lelah.
Suasana pegunungan yang sejuk. Udara yang bersih dan jarang dari polusi. Sebuah telaga yang berada di lereng gunung Lawu. Lebih tepatnya berada di daerah Plaosan, Magetan. Sebuah telaga yang tenang. Di kelilingi oleh indahnya pemandangan pegunungan. Tidak hanya itu air danau yang tenang, pantulan panorama gunung yang terpantul di permukaan telaga Sarangan dan kabut yang seketika datang membuat hati terasa sejuk ketika berkunjung ke telaga Sarangan.