Produk :Komoditas, Barang dan Jasa

Bagikan IlmuFacebook0Twitter1Google+1LinkedIn0Pinterest0tumblrEmail

Kita pasti sudah mengenal mengenai produk. Hampir segala sesuatu yang berada disekitar kita bisa dikatakan produk. Sebut saja meja, kursi, baju, barang elektronik, dll. Namun sebenarnya apa sebenarnya produk itu ?? Dalam ilmu ekonomi dan industri, Produk merupakan hasil output dari proses yang mengalami tranformasi dan mempunyai nilai tambah yang dibuat oleh manusia.

Ini definisi Produk yang saya kutip dari Wikipedia :

Kata produk berasal dari bahasa Inggris, product yang berarti “sesuatu yang diproduksi oleh tenaga kerja atau sejenisnya”. Bentuk kerja dari kata product, yaitu produce, merupakan serapan dari bahasa latin produce(re), yang berarti (untuk) memimpin atau membawa sesuatu untuk maju. Pada tahun 1575, kata “produk” merujuk pada apapun yang diproduksi (“anything produced”). Namun sejak 1695, definisi kata product lebih merujuk pada sesuatu yang diproduksi (“thing or things produced”). Produk dalam pengertian ekonomi diperkenalkan pertama kali oleh ekonom-politisi Adam Smith.

Biasanya produk dari satu bisnis dan industri itu dibagi menjadi 3 yaitu Komoditas, Barang dan Jasa.

Apa itu komoditas

komoditas merupakan barang yang disediakan dari alam yang diolah maupun diambil secara langsung (extracting) untuk memenuhi kebutuhan manusia. Komoditas ini dapat berupa hasil Pertanian, hasil Perkebunan, hasil perikanan dan peternakan,  hasil tambang dll.

Apa itu Barang

Sedangkan  definisi barang menurut Wikipedia, yaitu sebagai suatu produk fisik (berwujud, tangible) yang dapat diberikan pada seorang pembeli dan melibatkan perpindahan kepemilikan dari penjual ke pelanggan.

Apa itu Jasa

Banyak yang memberikan definisi tentang pengertian Jasa yaitu

Phillip Kotler (ahli marketing)
Jasa adalah setiap tindakan atau unjuk kerja yang ditawarkan oleh salah satu pihak ke pihak lain yang secara prinsip intangibel dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan apapun. Produksinya bisa terkait dan bisa juga tidak terikat pada suatu produk fisik.
Adrian Payne (ahli marketing)
Jasa adalah aktivitas ekonomi yang mempunyai sejumlah elemen (nilai atau bermanfaat) intangibel yang berkaitan dengannya, yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan. Perubahan daiam kondisi bisa saja muncul dan produksi suatu jasa bisa memiliki atau bisa juga tidak mempunyai kaitan dengan produk fisik.
Christian Gronross (ahli ekonomi dan bisnis)
Jasa adalah proses yang terdiri atas serangkaian aktivitas intangible yang biasanya (namun tidak harus selalu) terjadi pada interaksi antara pelanggan dan karyawan jasa dan atau sumber daya fisik atau barang dan atau sistem penyedia jasa, yang disediakan sebagai solusi atas masalah pelanggan”. Interaksi antara penyedia jasa dan pelanggan kerapkali terjadi dalam jasa, sekalipun pihak-pihak yang terlibat mungkin tidak menyadarinya. Selain itu, dimungkinkan ada situasi di mana pelanggan sebagai individu tidak berinteraksi langsung dengan perusahaan jasa.

Namun kesimpulan dari ketiga ahli tersebut mendefinisikan jasa yaitu Intangible atau tidak berwujud dan tidak memiliki transfer kepemilikan.

*****

Bicara mengenai produk, seiring dengan perkembangan bisnis itu sendiri kadang kita tidak bisa membedakan kategori kategori bisnis tersebut. Apakah itu termasuk kategori barang maupun jasa. Misalnya kopi. Jika hasil kopi  dari hasil berkebun kopi maka termasuk sebagai  sedangkan diolah dalam kopi bubuk kemasan maka kopi tersebut sudah menjadi produk dan jika disajikan di kedai kopi maka kopi tersebut sudah termasuk jasa karena yang dijual dalam kedai tersebut selain produk kopi tersebut juga kondisi yang ada di kedai tersebut. Hal ini akan berbeda jika kita menikmati di rumah atau di suatu tempat berbeda.

Kemudian yang membuat bingung saya lagi mengenai definisi produk dan jasa adalah pada produk koneksi internet sendiri itu produk atau jasa. Kita harus membeli modem dan membayar iuran tiap bulannya. sesuai dengan definisi barang yaitu juga terjadi kepemindahan kepemilikan dan ada wujudnya. tetapi juga bisa dikatakan sebagai jasa karena terjadi interaksi antara penjual dan tidak hanya terikat oleh produk fisik. :D

Artikel Terkait

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>