Tepat tanggal 1 Januari 2010 mulai diberlakukan FreeTrade Agreement (FTA/Perjanjian Perdagangan Bebas) ASEAN-China. Negara-begara ASEAN yang termasuk yaitu : Indonesia, malaysia, Singapura, Brunai, Vietnam, Filiphina, Kamboja, Laos, Thailand, dan Myanmar. Adapun hasil kesepakatannya yaitu bea masuk produk manufaktur China ke ASEAN, termasuk Indonesia, ditetapkan maksimal 5 persen, sedangkan di sektor pertanian 0 persen tanpa pajak sama sekali. Kerangka kerja sama FTA ASEAN-China sebenarnya telah disepakati pada tahun 2002 di masa pemerintahan Megawati dan baru dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 2010. Namun baru akhir penghujung tahun 2009 ini indonesia menyuarakan keberatannya.
Bagi Indonesia sendiri, menurut berita yang saya baca, pasar bebas ASEAN dan China ini dirasakan merugikan bagi kalangan pengusaha lokal, industri lokal dan sektor pertanian. Hal ini dikarenakan persiapan indonesia dalam menghadapi pasar bebas ASEAN-China masih dirasa kurang. Kondisi ini berbeda dengan China yang sudah jauh-jauh hari melakukan persiapan yang matang. Apalagi akhir-akhir ini sebelum pasar bebas diberlakukan, Indonesia sudah dibanjiri produk-produk dari China yang harga dan kualitasnya lebih bersaing dari produk lokal.
Untuk pasar bebas 2010 ini, produk dari China yang akan membanjiri pasar Indonesia yaitu komoditas pertanian seperti buah-buahan, gula dan bahkan beras sampai dengan produk industri manufaktur seperti tekstil, mainan, dan elektronik akan memasuki Indonesia dengan murah dan tentu saja kualitasnya tidak berbeda dengan produk lokal. Apalagi China sudah memasok kebutuhan yang dicari konsumen indonesia kedepannya. Hal ini akan mematikan industri kecil menengah (IKM) dan kawasan ekonomi dan industri akan terancam bubar. Produk kita akan kalah di negeri sendiri. Di lokal saja kita sudah kalah, apalagi kita mau mengadakan impor ke China. Akibatnya akan berpengaruh terhadap perekonomian bangsa ini.
Ada yang menarik mengapa China bisa menjual produk dengan harga yang bersaing. Hal ini dikarenakan China bukan saja cuma menjadi produsen skala besar, tetapi juga telah membangun sebuah jaringan perdagangan yang kuat dan terpadu di seluruh dunia. Selain itu upah buruh murah dan industri produk massal yang sudah terotomasi meningkatkan kemampuan produksi. Prinsip dari orang-orang China,” untung sedikit tidak apa-apa, asalkan dagangan bisa cepat laku dan kontinu”. juga telah menanamkan tingkat perputaran uang yang cepat.
Kita tidak bisa menghindar dari pasar bebas tersebut, namun seharusnya pemerintah juga harus melindungi industri lokal dalam negeri. Kebijakan-kebijkan yang menguntungkan industri lokal juga harus dikeluarkan, investor diundang dan ditingkatkan, dan tentu saja bagi kita sebagai warga negara Indonesia kita harus menanamkan sikap untuk selalu menggunakan produk dalam negeri karena sebenarnya produk kita tidak kalah dengan produk asing, dan tentu saja akan membantu perekonomian negara kita.
Selamat Tahun Baru. Mari kita awali tahun ini dengan sikap Positif. Hidup Indonesia.
Sumber dan Referensi show
foto diambil dari show
yang lagi rame di TV2
pasar bebas = kolonialisme modern
haha
tapi pasar bebas memang menindas. orang asing semakin kaya. industri lokal/kecil cepat/lambat mati. seperti yang saya lihat di (lagi-lagi) televisi tadi. banyak perusahaan tekstil yang bangkrut karena kalah bersaing. dan jumlahnya mencapai ratusan. bayangkan berapa banyak buruh yang terpaksa menganggur lagi. yang jadi pertanyaan, apa yang dipikirkan orang2 di atas sana? Inilah Indonesia.
betul sekali,, dan takutnya lagi semakin banyak pengangguran tercipta..
saia cinta produk-produk dalam negeri
.-= – - -> Tulisan gajah_pesing saat ini ..5 Important Rules in Website Design =-.
saya juga cinta kang..
harus ada kerjasama yang sinergis antara industri, pemerintah dan masyarakat dalam hal ini selaku konsumen. Pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan industri dan masyarakat. Industri harus meningkat kualitas dan kuantitasnya. serta masyarakat harus berkomitmen membeli produk dalam negeri.
perlahan produk cina juga udah masuk kan, contohnya hape2 gitu.
.-= – - -> Tulisan h saat ini ..Minta tips dong =-.
hape dari china sekarang murah-murah.. siap siap aja kebanjiran produk china yang murah..
indonesia terlalu buru2 ikut teken fta asean ini.
saya menduga, ukm2 akan semakin terpuruk. bgmn mereka bisa bersaing dng produk2 china, wong listrik saja masih byarpet.
selamat datang para pengangguran baru…
betul sekali pak… takutnya nanti jumlah pengangguran bakal bertambah lagi..
bagaimana nasib bangsa ini ya..
askm…
makasi ya bg atas infonya…
saya pikir da bagusnya juga biar rakyat indonesia endak main-main lagi,
ya mudah-mudahan dengan ini rakyat indonesia tau kebobrokan negaranya…
makasih…
siapkan,, btw alamt blognya yahoo.co.id ya.. mantap deh..
.-= – - -> Tulisan nurrahman saat ini ..Grand Techno-Economic Strategy =-.
ikut prihatin
mengingat bangsa indonesia merupakan negara konsumtif
suka membeli produk asing
mari kita mulai menggunakan produk lokal
betul sekali.. pakai produk dalam negeri saja,, Kita sudah tahu kalo produk dalam negeri kualitasnya sama,, cuma kadang kita merasa gengsi tuk menggunakannya,,
FreeTrade zone sudah masuk dibatam beberapa bulan yg lalu, tapi ternyata malah menghambat perdangan bagi pedagang yg kecil keecil krn aturan FreeTrade Zone sendiri. misal harus menyerahkan proposal apa saja yg mau di beli dr singapur dalam jangka setaun, dan ini termasuk yg dikeluhkan pedagang2 musiman, cmiiw
btw toolbar di footer makai apaan sih mas, keren
iya,, bebas tapi menghambat perkembangan industri lokal ya mas..
toolbar dibawah footer memakai wibiya pugin.. bisa didownload di wibiya.com
terimakasih mas atas infonya
.-= – - -> Tulisan geblek saat ini ..Lirik Lagu Kill the DJ – Cicak Nguntal Boyo =-.
ikut prihatin dengan kondisi negeri ini, kaya tapi salah urus, kebijakan2nya tidak pro rakyat akhirnya rakyat lebih sering dirugikan sampai2 tidak mampu bersaing dengan bangsa2 lain… perlu ada pergantian orang dan… yg paling penting pergantian sistem… yg lbh baik tentunya… yaitu sistem Islam…
betul sekali.. Seandainya sistemnya diganti..